Pemerintah Aceh dan Pusat Sepakat Percepat Pembangunan Infrastruktur dan Transmigrasi

AcehGate|Jakarta,- Pertemuan antara Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, dengan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, serta Menteri Transmigrasi, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, menghasilkan kesepakatan untuk percepat pembangunan infrastruktur dan transmigrasi di Aceh.

Gubernur Aceh menyampaikan kebutuhan pembangunan kapal ferry untuk memperkuat konektivitas antarwilayah dan penanganan rumah tidak layak huni yang menjadi salah satu faktor penyumbang kemiskinan di Aceh.

Menteri Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan serta Menteri Transmigrasi menyambut positif usulan dan komitmen Pemerintah Aceh.

Pertemuan ini juga dihadiri oleh pejabat tinggi Aceh, termasuk Ketua DPR Aceh, Zulfadli, dan Sekda Aceh, M. Nasir Syamaun. Dengan kesepakatan ini, diharapkan Percepat Pembangunan Infrastruktur dan transmigrasi di Aceh dapat berjalan lebih cepat dan efektif .

Membahas Pembangunan Infrastruktur dan Transmigrasi

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, melakukan pertemuan dengan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, serta Menteri Transmigrasi, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, di Kantor Kemenko Jakarta Pusat. Pertemuan ini membahas percepatan pembangunan infrastruktur dan penguatan program transmigrasi di Aceh.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Aceh menyoroti kondisi jalan nasional, provinsi, dan kabupaten di Aceh. Dari total 2.112 km jalan nasional, 96% berada dalam kondisi baik, sedangkan jalan provinsi baru mencapai 80% dalam kategori layak pakai. Pembangunan 50 unit jembatan dan penyelesaian ruas Jalan Tol Trans Sumatera yang melewati Aceh juga menjadi perhatian.

Selain itu, permasalahan irigasi di 14 provinsi prioritas, termasuk Aceh, dibahas untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian. Gubernur Aceh juga menambahkan bahwa Aceh memiliki lahan seluas 19.370 hektare, namun baru 5.783 hektare yang telah dimanfaatkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *