AcehGate | Jakarta, – Pada 4 April 2025, Microsoft merayakan ulang tahun ke-50 dengan pengumuman terbaru tentang fitur “Copilot Vision,” yang kini terintegrasi ke Windows dan aplikasi mobile. Fitur ini memungkinkan asisten AI Copilot untuk menganalisis video secara real-time melalui kamera ponsel, memberikan saran praktis seperti merawat tanaman atau mendekorasi rumah. Pengumuman ini, yang disampaikan dalam acara spesial di markas Redmond, Washington, langsung memicu gelombang antusiasme di media sosial, dengan banyak pengguna X menyebutnya sebagai langkah besar dalam membawa AI ke kehidupan sehari-hari. Demonstrasi langsung oleh CEO Satya Nadella dan Bill Gates, yang turut hadir, memperlihatkan bagaimana Copilot Vision bisa memandu pengguna melalui aplikasi Windows hanya dengan perintah suara dan gestur.
Apa itu Copilot Vision?
Copilot Vision adalah fitur yang memungkinkan Copilot untuk memahami halaman web yang sedang dibuka dan membantu pengguna menavigasi serta menemukan informasi yang relevan. Fitur ini dapat membantu pengguna dalam berbagai hal, seperti perencanaan liburan, pembelian online, dan pembelajaran.
Keamanan dan Privasi
Microsoft menekankan bahwa keamanan dan privasi pengguna adalah prioritas utama dalam pengembangan Copilot Vision. Fitur ini hanya dapat diaktifkan dengan izin pengguna, dan data yang dibagikan dengan Copilot Vision akan dihapus setelah sesi berakhir.
Ketersediaan
Copilot Vision saat ini hanya tersedia untuk pengguna Copilot Pro di Amerika Serikat melalui Copilot Labs. Microsoft berencana untuk memperluas ketersediaan fitur ini ke lebih banyak pengguna dan situs web di masa depan.
Teknologi ini bukan tanpa kontroversi. Sejumlah pengamat teknologi mempertanyakan implikasi privasi dari kemampuan Copilot Vision untuk merekam dan menganalisis lingkungan secara langsung. Microsoft menegaskan bahwa data pengguna akan dienkripsi dan fitur perekaman bersifat opsional, namun hal ini tidak menghentikan diskusi sengit di kalangan aktivis privasi digital. Seorang analis dari Gartner, Jason Wong, menyebut ini sebagai “momen kunci” bagi Microsoft untuk memimpin pasar AI, namun ia juga memperingatkan bahwa kepercayaan konsumen akan menjadi faktor penentu keberhasilan. Di sisi lain, pengguna awal yang mencoba fitur ini dalam fase beta melaporkan pengalaman yang mulus dan intuitif, meningkatkan ekspektasi pasar.
Fitur Copilot Vision masih dalam tahap preview dan ketersediaannya terbatas pada pengguna Copilot Pro di Amerika Serikat melalui Copilot Labs.
*Sumber: Situs resmi Microsoft, foto |Linktech Australia




















