AcehGate|BANDA ACEH, – PT Pelindo Multi Terminal Branch Malahayati Mengajak Para Pengusaha Aceh Berperan Aktif dalam Pengembangan Pelabuhan Malayahati Aceh dengan Menggunakan Jasa Angkutan Laut untuk Pengiriman Barang atau Komoditi dari Aceh ke Luar Aceh.
Hal ini disampaikan langsung oleh Deputi Branch Manager Pendukung Operasi PT Pelindo Multi Terminal Branch Malahayati, Khudri Al Akbar dalam acara Silaturahmi dengan Insan Pers di Banda Aceh, Jum’at (23/5/2025).
Pelindo siap mendukung segala Proses Bongkar muat di pelabuhan dari darat ke Kapal dan sebaliknya, karena PT Pelindo Multi Terminal Branch Malahayati mampu menangani pengiriman Petikemas dan Non Petikemas, ujar Akbar.
Menurutnya, selama ini pengusaha Aceh cenderung lebih memilih jalur Darat daripada Jalur laut, yang mana jika dibandingkan dengan menggunakan Pelabuhan sebagai sarana Ekpedisi pengiriman Logistik atau komoditi, pengusaha memiliki resiko yang rendah karena faktor keamanan perjalanan dan juga dalam hal biaya pengiriman yang cenderung lebih murah.
Selain Safety dan Praktis, Ekpedisi laut dapat menekan biaya pengiriman mencapai 30 persen bahkan lebih, jika dibanding ekpedisi darat yang cenderung miliki resiko hambatan diperjalanan seperti jarak tempuh,dan hambatan di perjalanan akibat faktor kemacetan dan lain sebagainya, cetus Akbar.
“Ekpedisi Laut dapat memangkas Jarak tempuh, menghemat waktu, dan menghemat biaya hingga 30% lebih dari biaya pengangkutan jalan darat” Ujar Khudri Al Akbar.
Dijelaskan Khudri Al Akbar bahwa “Kapal-kapal tersebut mengangkut barang-barang seperti sembako untuk supermarket, semen dan beberapa produk konsumsi masyarakat”.
Sehingga sangat disayangkan jika pengusaha lokal tidak mengambil kesempatan untuk berperan aktif menjadikan Pelabuhan sebagai pintu gerbang arus Barang dan Komoditi lokal Aceh, mengingat sumber alam Aceh yang sangat banyak dan beragam” Tegasnya.
Dengan kata lain PT Pelindo siap mendukung pengusaha lokal untuk berperan aktif dalam mengembangkan potensi Pelabuhan dan juga siap mendukung Program pemerintah dalam hal ini mengakat pamor komoditi dan produk lokal Aceh ke level yang lebih tinggi dengan menjadikan Pelabuhan di Aceh sebagai gerbang ekspedisi utama dalam aktivitas keluar masuk nya arus barang.
Dengan demikian, Pelindo Aceh dapat menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi di Aceh dengan meningkatkan aktivitas perdagangan dan ekspor-impor. Selain itu, Pelindo Aceh juga dapat meningkatkan pendapatan daerah dan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat Aceh.
Oleh karena itu, sangat penting bagi pemerintah dan pengusaha lokal untuk bekerja sama dengan Pelindo Aceh dalam mengembangkan potensi Pelabuhan Malayahati sebagai gerbang ekspedisi utama di Aceh.
Dalam jangka panjang, pengembangan Pelabuhan Malayahati dapat meningkatkan konektivitas Aceh dengan wilayah lain di Indonesia dan dunia, sehingga dapat meningkatkan daya saing produk Aceh di pasar global.
Selain itu, Pelindo Aceh juga dapat menjadi salah satu contoh keberhasilan pembangunan infrastruktur di Aceh yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan demikian, Pelindo Aceh dapat menjadi salah satu ikon pembangunan di Aceh yang dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah.






















